Holaaa~~
In this posting i make a new ff❤
Author Lee Hae Gun a.k.a DeyyGK a.k.a DeaDaraDwiElis
Cast:
- Cha Hae Gun
- Lee Gikwang
- Yoon Ara
- Ajhumma
Rate 18,2+ HAHAHAHHAHAHAHAHABABBABBABA
"The First Snow with Gikwang FF"
Part I
Kring... Kring... Kring...
Dering yang menyebalkan itu kembali terdengar, rasanya aku lelah sekali untuk bangun dan melihat hp ku.
"Aish.. Merusak mimpiku saja!"
Namja bertubuh kekar dengan wajah cute dan berotot lumayan besar, dengan malasnya ia membuka selimutnya dan bergegas meraih hp nya.
"CHAGI~~~~ PAGI~~~~" terdengar suara yeoja diujung sana, sangat melengking dan hampir merusak telinga siapapun yang mendengarnya.
"Ah.. Ye chagia, pagi juga, terimakasih sudah membangunkanku"
.....
Disebuah desa yang begitu damai dan tenteram sangat terasa nuansa alaminya, terlihat seorang wanita muda sedang bersiap untuk menuju ke sebuah tempat, terlihat ia sangat terburu buru.
"Omoooo... 12 menit lagi kelas akan dimulai! Aishhhh bodohhhh!!" ia terus saja menggerutu.
Ternyata wanita muda ini ialah seorang mahasiswa di sebuah universitas ternama di seoul. Ia mahasiswa baru yang hendak mencoba untuk disiplin di hari pertama nya ia berstatus sebagai mahasiswa.
....
"Chagiaaa.. Haloo.. Yaak gikwanga.. Palliee.. 10 menit kelas akan dimulai! Aku tak ingin pangeranku ini akan telat di hari pertama bersekolah dikampus ini, pallie chagi!! Aku menunggumu di dekat kelas kita. Pallie!'
Begitulah isi sms yang diterima namja bernama Gikwang ini, ia tak berniat untuk membalas nya karena ia sedang ada di perjalanan menuju kampusnya.
"Hmm.. 10 menit lagi! Bahkan walaupun 5 detik lagi itu takkan jadi masalah bagiku, dasar yeoja cerewet, kalau saja tidak cantik sudah ku putuskan dia. Hh"
Dengan tidak melihat kesekitar, gikwang langsung membelokkan mobilnya menuju gerbang kampusnya tiba tiba seorang yeoja yang terlihat sedikit kusam berlari tepat di depan mobil gikwang, gikwang terkejut dan mengerem secara cepat, spontan gikwang hampir lepas dari belt nya dan hampir menabrak kaca dalam mobilnya sendiri.
Yeoja itu pun terlihat kaget, dan mematung di depan mobil gikwang, raut wajahnya semakin lama semakin merah menandakan ia emosi.
Yeojaa itu berjalan menuju ke arah pintu mobil gikwang dan memaksa gikwang untuk keluar.
"Hei bodoh! Keluar kau! Dasarrr kau bodoh! Dimana matamu?! Pakai matamu! Dasar orang kaya tapi bodoh!" wanita itu hampir saja melemparkan sepatunya kalau saja namja itu tidak bergegas pergi.
"Dasar yeoja! Selalu saja merasa benar, membuang buang waktu saja!" dan gikwang pun bergegas meninggalkan yeoja itu yang masih menahan emosinya.
"Awas saja, sekali lagi kita bertemu kau akan kubunuh!" yeoja itu pergi dengan ocehan yang hanya dia dan tuhan yg tau-_-
....
"Chagiaaaaa.. Aish lama sekali kau sampai disini? Aku hampir membatu menunggumu sayang.. Ayoo masuk kelas, aku senang sekali bisa satu kelas dengan mu chagi" pacar gikwang, Yoon Ara, ia memang begitu mendewakan gikwang bahkan pujiannya untuk gikwang melebihi tingginya langit dan dalam nya lautan._.
"Ah, aku juga chagi" jawab gikwang.
Baru saja 2 langkah gikwang dan ara hendak duduk di bangku mereka, datang wanita dengan terengah engah dan berkeringat menyerobot gikwang dan ara.
"Permisi.." kata wanita itu.
"Yaak! Yaak!" ara menarik baju wanita itu.
Dan gikwang tak menyadari bahwa itu adalah wanita yang sempat ribut dengannya tadi pagi.
"Cha Hae Gun, mmm kau kira ini kelas milikmu hah? Mengapa kau tanpa sopan santun menabrak aku dan pacarku?! Kau tak suka!? Hah?" ara emosi.
"Aa.. Ani.. Maafkan aku. Aku tak sengaja, aku anak baru di universitas ini jadi aku harus cepat mencari kelasku.. Tap..." belum selesai haegun berbicara, ara sudah memotongnya.
"Ohhh.. Jadi kau anak baru? Bagus sekali anak baru sudah berkenalan denganku, wohhh.. Sekali kau berkenalan denganku, kau takkan bisa lepas dariku!!" ancam ara. "Cepat kau minta maaf pada pacarku, kasihan dia kau tubruk, dasar bodoh!"
"Aaa.. Mmm... Maaf.. YAAAKKK!! KAU KAN LAKI LAKI YANG TADI PAGI HAMPIR MENABRAK KU KAN? oke kita impas, aku takkan sudi minta maaf denganmu!" haegun masih emosi dengan laki laki ini.
"Hei! Apa apaan ini? apa yang terjadi? Jadi .. Ah tidak mungkin pangeranku ini hampir menabrakmu! Pasti kau yang hampir menabrak pangeranku!" ara menatap tajam haegun sambil meraba tangan gikwang ada yang luka atau tidak.
"Aigoo.. Susah sekali berbicara dengan nenek sihir ini!" haegun bergegas meninggalkan mereka berdua.
... KELAS DIMULAI ...
"Pagi anak anak.. Bagaimana hari pertama kalian di kelas ini? All of you guys are fine right?" dudu songsangnim menyapa mereka.
"Fine sir" jawab mereka serentak.
"Aigooo.. Mengapa lemas sekali? Oh apakah karena kalian duduk sendiri sendiri dan berjauhan dengan teman kalian? Ah.. Baiklah aku akan mengubah menjadi sebangku 2 orang dengan 1 laki laki dan 1 wanita, kurasa cukup.."
"Ah bagus sekali! Pasti aku akan duduk dengan pangeranku, aaa aku akan memandanginya setiap saat!" batin ara.
Setelah hampir 25 menit dudu songsaengnim merombak tempat duduk mereka, tibalah nama ara yang dipanggil.
"Ara.. Kau duduk dengan lee gik... Aaa tidak, kau dengan Lee Wuhyoon"
"MWO?!! TAPI SIR?!!!"
"Sudah lah cepat duduk, kelas takkan bisa dimulai kalau kau tidak cepat duduk. Haa.. Tersisa lee gikwang dan dan cha hae gun, kalian duduk di ujung sana yaaa pallie!"
Tempat duduk yang amat jauh dari papan tulis dan cukup jauh dari meja ara. Gikwang hanya diam saja, tapi haegun menatap ke sisi lain, ia masih muak dengan gikwang, hingga akhirnya ia tidak bisa menahannya.. Dan..
'Bukkkk'
Haegun menginjak kaki gikwang sangat kuat dengan sepatu high hils nya, dan gikwang pun berteriak, dan seisi kelas menengok kearah gikwang dan haegun.
Namun haegun dengan sigap menutup mulut gikwang, namun gikwang sangat kesakitan dan akhirnya terjatuh ke lantai dari kursinya, karena tangan haegun berada di sisi mulut gikwang ia pun ikut terjatuh dan tepat sekali menimpah gikwang.
Seisi kelas ribut.
"Woahhhhhhhhh"
Tak terkecuali ara, ia berlari ke arah gikwang dan membangunkannya.
"Kau tak apa chagi? Mana yang sakit?"
Namun gikwang tak menjawab pertanyaan ara, gikwang menatap sinis haegun dan kembali menginjak kakinya seperti yg dilakukan oleh haegun padanya tadi.
"Bukkkkkkk"
"Aaaaaaahhhhhhh" haegun berteriak dan hendak membalas lagi, namun dudu songsaengnim datang dan melerai mereka.
...
Bel pulang pun berbunyi.. Haegun bergegas menuju hotel dan mencari tempat penginapan baru yang harganya terjangkau dengannya.
"Hhh.. Hidup di kota sesulit inikah? Rasanya aku ingin kembali ke desa, aaa eomma appa TT.TT lalu aku harus kemana?" haegun menyusuri jalan berharap menemukan sebuah penginapan yang murah dan layak.
Jarum jam terus berputar, tak perduli sesulit apapun manusia ia tetap berputar, haegun kembali melihat jam nya, dan waktu menunjukkan pukul 17.34 sedikit lagi akan gelap.
"Eommaaa appaaa.. Bagaimana nasibku ini, sampai sepetang ini anakmu masih belum dapat tempat tinggal, kurasa aku akan mati" haegun sudah tidak kuat dan mencoba untuk duduk sebentar.
Disaat haegun sedang duduk, terlihat diujung sana ada keramaian, dan tampak seperti orang yang dikejar orang ramai, ah tunggu, MALING?!
dengan berani, haegun memanjangkan kakinya dan brukkk laki laki berandalan itu jatuh dan tas hasil curiannya terlempar cukup dekat dengan haegun, dan karena takut dikeroyok maling itu langsung berlari lagi.
Si ibu yang sudah pucat menghampiri haegun dan menyampaikan terima kasih nya, bahkan beribu ribu terimakasih untuknya.
Si ibu melihat haegun yang repot membawa 2 tas dan 1 koper besar, si ibu bertanya,
"Kau akan kemana nak? Sudah sepetang ini?"
"Ah, aku dari desa bu, dan hendak mencari penginapan yang murah" jawab haegun.
"Ah, kebetulan sekali dirumah ibu ada banyak kamar kosong, ikutlah dengan ibu saja, disini tidak aman"
"Benarkah? Ah terimakasih ibu.."
"Sama sama naak"
Sesampainya di rumah ibu itu, si ibu menyuruh masuk dan duduk di ruang tamu, tampak nya ibu ini bukanlah kalangan orang biasa, haegun berjalan melihat foto foto yang terpajang rapi di dinding, haegun berfikir sejenak sebelum ia bertanya pada ibu tadi.
"Mmm.. Maaf bu, ini siapa?" tanya haegun sambil menunjuk sebuah foto.
"Ah itu anak kesayangan ibu, sekarang dia sedang kuliah mungkin sebentar lagi pulang, ada apa? Kau mengenalnya?" tanya ibu itu.
"Ah tidak.. Hanya seperti pernah melihatnya."
"Aa.. Baiklah akan kutunjukkan kamarmu, kajaa.." ibu itu bergegas menuju ke ruangan dalam dan tampak nya bersebelahan dengan sebuah kamar.
"Ayo naak masuk, maaf kalau jelek kamarnya, selamat istirahat."
"Aigoooo.. Ini sudah sangat bagus bu..Akulah yang harus nya minta maaf karena sudah merepotkan ibu" kata haegun sambil membungkuk.
"Sama sama, aku hanya meminta 1 permintaan kepadamu naak" pinta ibu itu, dan sepertinya serius.
"Apapun itu, katakanlah"
"Aku hanya ingin kau membimbing anakku yg tadi kau lihat di foto, karena kurasa kau bukanlah anak biasa, kau anak pintar bukan? Aku resah, dalam kurun 1 tahun belakangan ini prestasi belajar anakku menurun, ntahlah karena apa, dia juga menutup dirinya terhadap ibu, aku sangat merindukan nya, rindu kelakuan manjanya, kau bisa membantuku kan? Kumohon?" ibu itu menjelaskan secara panjang lebar.
Haegun melihat raut kesedihan dan seperti kehilangan tampak diwajah ibu itu, tanpa berfikir lagi haegun mengiyakan dan seketika ibu itu kembali berterima kasih.
...
Jam menunjukkan pukul 17.05 bel pulang sudah berbunyi dan anak anak kampus bergegas pulang.
Tampak gikwang dan ara sedang berjalan menuju parkiran.
"Chagiaaa.. Kajaaa" ara mengajak gikwang ke suatu tempat sambil menarik lengan nya erat.
"Eodi? Bar lagi? Aigoo.. Tapi sudah berapa kali aku membohongi eomma ku?!" kata gikwang secara halus menolak ajakan ara, yeoja chingu nya.
"Keundae... Yaakk?! Kau tak lagi cinta denganku eoh? Kau jahat oppaaa!!" ara memasang wajah childlish nya.
"Ye ye ye" gikwang pun tak bisa menolak.
Setelah 5 jam di bar, bukan saja ingin muntah bahkan gikwang rasanya mau roboh, ia tidak kuat lagi berdiri dan.. Samar samar ia melihat ara sudah tak ada di sisi nya lagi, tapi ia samar samar melihat ara bersama laki laki lain.
"Aaa.. Ara... Arasshi.. Aishh sakit sekali kepalaku!"
Ara yang mendengar lirihan gikwang segera pamit kepada selingkuhannya dan berkata "pergilah sebelum laki laki bodoh itu sadar, dan pergi saja tak usah bayar minuman mu, biar laki laki bodoh itu yang membayar nya, uang kita kumpulkan saja untuk biaya pernikahan kita, goodbye chagi" ara pergi meninggalkan kekasihnya dan menuju ke arah gikwang.
"Aigoo chagiaaa.. Ayo kita pulang, kau sudah minum terlalu banyak, aku tak ingin pangeranku ini sakit" ara lagi lagi membohongi gikwang.
"Chhh.. Chagiaa.. Kau bisa menyetir kan? Aku tak kuat lagi chagi, kau bisa kan?"
"Tentu saja chagi"
....
Haegun kembali melihat jam, waktu sudah menunjukkan pukul 22.10 hampir pukul setengah 11. Kemana laki laki itu? Mengapa selarut ini belum sampai rumah begitulah sekelumit pemikiran yang muncul di benak haegun. Laki laki itu memang bukan siapa siapanya tapi dia punya tanggung jawab baru akan laki laki itu.
Haegun berjalan menuju ruang tamu, dan tampak si ibu tertidur di kursi. Haegun merasa iba, pasti ibu ini sedang menunggu kepulangan anaknya, kalau saja laki laki itu pulang akan ku ocehi dia! Batin haegun.
Haegun pun mengambil selimut dan menyelimuti ibu yang tertidur, namun ibu itu bangun dan berterimakasi kepada haegun.
"Ah haegunaa.. Gomawoyo.. Ibu tertidur disini menunggu anakku"
"Ara.. Jadi selama ini ibu.." belum selesai haegun bicara sudah di potong oleh ibu.
"Panggil saja aku ajhumma sayang" kata ibu itu.
"Ah yee ajhumma.. Jadi selama ini ajhumma sering tidur diluar menunggu nya? Aishh kalau saja aku bertemu dengannya akan ku cincang dia sudah membuat ajhumma menunggu selarut ini!"
"Aigoo.." ajhumma hanya tertawa melihat haegun yang terlewat emosi.
Tiba tiba saja terdengar suara mobil di depan sana, dan ajhumma dengan cepat membuka pintu.
Terlihat seorang wanita cantik disana, dengan pakaian yang cukup pendek dan ketat, dan terlihat gikwang yang sedikit berantakan tapi sudah sadar.
"Siapa dia ajhumma?" tanya haegun.
"Yeoja nya" kata ajhumma
"Eh? Aku pernah melihatnya! Aigooo?!!!!"
Tapi ajhumma tak mendengarnya, haegun pun masuk ke dalam, ia tak ingin berurusan dengan wanita itu.
Gikwang terlihat tersenyum pada ajhumma, tapi hanya tersenyum dan terlihat dari cara berjalannya ia habis mabuk, segera saja haegun berdiri dan menghadang gikwang yang ingin segera menghempaskan diri di kasur.
"Yaakk!! Dasar namja bodoh! Kau minum kan? Jadi kau ke bar selarut ini? Dan kembali tanpa menghiraukan eomma mu yang terlelap tidur di ruang tamu demi menunggumu eoh? Kau benar benar bodoh!" haegun benar benar mengocehi gikwang.
"Yaak?! Kau siapa? Berani sekali masuk rumahku?.. Hei! Kau kan wanita sialan yang menumbur mobilku tadi pagi? Untuk apa kau kemari? Ingin meminta maaf dariku eoh?"
Seketika saja rumah ajhumma menjadi sangat ribut, ajhumma seperti ingin pingsan.
"Yaak kalian berdua berhentilah bertengkar?!" kata ajhumma "kumohon berhentilah! haegun! Gikwang!"
Karena mendengar teriakan ajhumma segera saja haegun diam dan merasa tidak enak, ia dengan cepat menuju kamarnya, takut ia akan diusir karena status nya adalah menumpang.
"Yaakk! Wanita sial! Urusan kita belum selesai! Lihat kau besok!" ancam gikwang.
...
"Dasar wanita sial!"
Gikwang masih saja mendumel akibat haegun.
"Tapi.. mengapa wanita itu ada disini? Mengapa eomma memperbolehkan dia ada disini? Apa teman bisnis eomma? Ah.. Rasanya aku malas sekali hidup karena wanita sial itu!"
Gikwang pun melemparkan pakaian nya ke keranjang dan menghempaskan tubuhnya untuk tidur.
...
Kring.. Kring..
alarm kesayangan haegun sudah berbunyi, pukul 06.00. Ia ingat hari ini ada mata kuliah pagi dan ia harus bergegas ke kampus karena dosen nya yang killer dan tak segan menghukum siswanya dengan hukuman sadis bin memalukan.
"Aigoo aku lupa menyiapkan peralatan yang harus kubawa.. Ah penaku.. Lalu.. Buku itu.. Mmmm sudah siap.. Lalu aku akan pakai baju ini, dan .. Celana ini.. Lalu rambutku akan kubiarkan kuurai saja.. Mmm ready! Sekarang waktu nya mandi..."
Haegun berjalan menuju kamar mandi, dan hampir naked sebelum ia sadar kalau pam nya... MATI TOTAL!
"omooo.. Mana airnya? Aishhh aku harus bertanya pada ajhumma"
Haegun pun kembali memakai piyama tidurnya, dan segera mengikat tali pinggangnya.
Terlihat diluar kamar nya, ajhumma sedang menyiapkan sarapan, melihat haegun keluar tanpa pakaian kuliah nya, ajhumma menyapa nya "haegunaa pagi! Ada apa denganmu? Mengapa belum siap kuliah? Berangkat siang? Mmm?"
"Aa.. Ani ajhumma.. Aish maafkan aku kesiangan ajhumma, aku jadi tidak enak tidak membantu ajhumma, mian.. Ah ajhumma mengapa air di kamarku tidak hidup?"
"Aaah ajhumma lupa. Iyaa pam nya sedang rusak yang bagian kamarmu dan bagian kamar gikwang, mandilah di kamar mandi itu (ajhumma menunjuk) ah.. Tanya gikwang di dalam sudah selesai atau belum ya" kata ajhumma.
Haegun pun berjalan menuju kamar mandi yang ditunjuk ajhumma, haegun mengetuk pintu berkali kali.
"Gikwanga! Pallie! Aku mau mandi juga!"
"APA APAAN KAU WANITA SIAL! MANDI SAJA DILUAR!"
"AISHH MENGAPA KAU MENYOLOT?!"
haegun tak sadar kalau ajhumma memanggilnya untuk mandi di kamar ajhumma.
"KAU RUSUH DASAR WANITA SIAL! KALAU KAU MANDI DISINI RUMAHKU AKAN SIAL! PERGI KAUUUU!" kata gikwang makin nyolot-_-
"YAKKK!! JADI KAU INGIN RIBUT LAGI DENGANKU? BAIKLAHH"
ajhumma semakin pusing, ia bergegas memanggil satpam dan menyuruhnya mengurung kedua anak itu di dalam kamar mandi, rasanya kepala ajhumma semakin ingin pecah-_-
Satpam bergegas masuk dan membukakan pintu.
Haegun santai saja karena pikirnya gikwang akan segera dipaksa keluar dan ia bisa mandi dengan cepat.
Namun pemikiran nya salah, satpam itu mendorong haegun dan menutup pintunya dengan cepat, dan tali piyama haegun terjepit! *ALAMAT BAKAL KEJADIAN GA ENAK INI-_-
"YAKK!! NEO!! MENGAPA KAU MASUK KESINI BODOHHH! AKU BELUM SELESAI MANDI! KELUAR KAUUU!!!!"
"AAAAA ajhumma tolong bukakan pintu?! Maafkan aku tak bisa diam karena KAUU!!! " haegun terpatung menatap pintu membelakangi gikwang dan meratapi tali piyamanya yang terjepit-__,-
"KAU YANG SEHARUSNYA DIAM! KALAU SAJA KAU DIAM MUNGKIN TAK AKAN SEPERTI INI KEJADIANNYA! DASAR BODOH!" gikwang masih emosi terhadap wanita yang disebutnya sial ini.
"YAAKK BERHENTILAH BERKATA BODOH! Cepat pakai handuk mu, aku akan masuk bathub untuk mandi! Pallie!" haegun mengira ngira ini sudah pukul berapa, kembali terbayang wajah seonsangnim yang killer!
"Yaak! Mandilah kalau kau berani! Kau kira ada penutup bathub di kamar mandi ini? Kau salah! Kamar mandi ini semuanya kaca tanpa kain! Kau akan kiamat haha!" gikwang segera memakai piyamanya dan menghampiri haegun hendak membuka pintu.
"Kau mau apa?" kata haegun, matanya sayu hampir menangis mengingat wajah killer gurunya.
"Tentu saja aku mau keluar bodoh! Minggir!"
"A..andwae!"
"Yaakk!!! Awas!"
"Andwae!!!!!" haegun tidak mau minggir dari pintu karena tali piyamanya terjepit di pintu, ia pun bersikeras tidak mau memegangi piyamanya yang tanpa tali dan menghadap pintu melindungi talinya karena malu kalau saja gikwang tau talinya terjepit pastilah ia akan terbahak.
"MINGGIR ATAU KAU AKAN KUCEKIK!" ancam gikwang.
"Aa.. Tolonglah.. Jangan..."
"CEPAT LAH"
"JANGAN GIKWANG JANGAN.. KUMOHON!"
Ajhumma yang mendengar haegun berteriak, ia memanggil satpam, ia takut gikwang menganiaya haegun-_-
/kembali ke toilet/
haegun yang terus dibentak oleh gikwang akhirnya takut dan berjalan miring melindungi piyamanya yag ternyata talinya masih terjepit di pintu.
Melihat tali itu terjepit, gikwang terbahak dan hendak merobeknya.
"Jadi ini alasan mengapa kau tidak mau mingir? hahahaha baiklah akan ku robek! Kalau benda ini masih ada di pintu ini, rumahku akan sial sepertimu!" gikwang jahat banget TT.TT
"JANGAN GIKWANG! JANGANNN!! ITU PIYAMA PEMBERIAN ALMARHUM IBUKU. KUMOHON JANGAN KAU ROBEK! GIKWANGG!! JANGANN KUMOHONNN!!" haegun segera berlari menghadang gikwang untuk merobek tali itu, piyama yang ia pakai adalah pemberian eeommanya sebelum tragedi yang menewaskan eommanya.
Bahkan haegun berlari, tanpa sadar ia menghadang gikwang dan menatap gikwang penuh amarah. Dengan bodohnya ia menggunakan piyama tanpa tali! Ia tak sadar, namun ia segera sadar setelah melihat lirikan mata gikwang yang seperti laki laki b**ingan.
Haegun melihat kebawah dan refleks berteriak "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"
tiba tiba pintu terasa seperti ada yang mendorong. Tubuh haegun terlempar dan menubruk gikwang, jatuhlah mereka berdua *ala ala drama hahaha
...
Satpam pun memenuhi permintaan ajhumma. Pintu dibuka dan ...
"AJHUMMAAA!! LIHATLAH APA YANG MEREKA LAKUKAN!!" satpam berteriak heboh dan ajhumma segera berlari kepalanya kembali pusing setelah melihat apa yang ia lihat!
Mereka bertindih ria ditambah lagi piyama haegun yang tak terpakai rapi akibat insiden tali kejepit-_-
Dan dengan cepat ajhumma menampar gikwang dan haegun.
To be continue😳😳
Senin, 15 Juni 2015
Selasa, 09 Juni 2015
The First Snow with Gikwang FF (TRAILER!)
Holaaa~~
In this posting i make a new ff❤
Author Lee Hae Gun a.k.a DeyyGK a.k.a DeaDaraDwiElis
Cast:
- Cha Hae Gun
- Lee Gikwang
- Yoon Ara
- Ajhumma
Rate 18,2+ HAHAHAHHAHAHAHAHABABBABBABA
Maaf banget yaa kalo ff aku ini masih. Banyak kekurangan, karena pada dasarnya juga author adalah mahluk tuhan yang penuh dosa juga :vv
"The First Snow with Gikwang FF"
....
Bel pulang pun berbunyi.. Haegun bergegas menuju hotel dan mencari tempat penginapan baru yang harganya terjangkau dengannya.
"Hhh.. Hidup di kota sesulit inikah? Rasanya aku ingin kembali ke desa, aaa eomma appa TT.TT lalu aku harus kemana?" haegun menyusuri jalan berharap menemukan sebuah penginapan yang murah dan layak.
Jarum jam terus berputar, tak perduli sesulit apapun manusia ia tetap berputar, haegun kembali melihat jam nya, dan waktu menunjukkan pukul 17.34 sedikit lagi akan gelap.
"Eommaaa appaaa.. Bagaimana nasibku ini, sampai sepetang ini anakmu masih belum dapat tempat tinggal, kurasa aku akan mati" haegun sudah tidak kuat dan mencoba untuk duduk sebentar.
Disaat haegun sedang duduk, terlihat diujung sana ada keramaian, dan tampak seperti orang yang dikejar orang ramai, ah tunggu, MALING?!
dengan berani, haegun memanjangkan kakinya dan brukkk laki laki berandalan itu jatuh dan tas hasil curiannya terlempar cukup dekat dengan haegun, dan karena takut dikeroyok maling itu langsung berlari lagi.
Si ibu yang sudah pucat menghampiri haegun dan menyampaikan terima kasih nya, bahkan beribu ribu terimakasih untuknya.
Si ibu melihat haegun yang repot membawa 2 tas dan 1 koper besar, si ibu bertanya,
"Kau akan kemana nak? Sudah sepetang ini?"
"Ah, aku dari desa bu, dan hendak mencari penginapan yang murah" jawab haegun.
"Ah, kebetulan sekali dirumah ibu ada banyak kamar kosong, ikutlah dengan ibu saja, disini tidak aman"
"Benarkah? Ah terimakasih ibu.."
"Sama sama naak"
Sesampainya di rumah ibu itu, si ibu menyuruh masuk dan duduk di ruang tamu, tampak nya ibu ini bukanlah kalangan orang biasa, haegun berjalan melihat foto foto yang terpajang rapi di dinding, haegun berfikir sejenak sebelum ia bertanya pada ibu tadi.
"Mmm.. Maaf bu, ini siapa?" tanya haegun sambil menunjuk sebuah foto.
"Ah itu anak kesayangan ibu, sekarang dia sedang kuliah mungkin sebentar lagi pulang, ada apa? Kau mengenalnya?" tanya ibu itu.
"Ah tidak.. Hanya seperti pernah melihatnya."
...
"Dasar wanita sial!"
Gikwang masih saja mendumel akibat haegun.
"Tapi.. mengapa wanita itu ada disini? Mengapa eomma memperbolehkan dia ada disini? Apa teman bisnis eomma? Ah.. Rasanya aku malas sekali hidup karena wanita sial itu!"
Gikwang pun melemparkan pakaian nya ke keranjang dan menghempaskan tubuhnya untuk tidur.
...
Are you curious?
Just wait the full ver of this ff in Part 1!
COMING SOON!
3 DAYS FROM NOW!!!
In this posting i make a new ff❤
Author Lee Hae Gun a.k.a DeyyGK a.k.a DeaDaraDwiElis
Cast:
- Cha Hae Gun
- Lee Gikwang
- Yoon Ara
- Ajhumma
Rate 18,2+ HAHAHAHHAHAHAHAHABABBABBABA
Maaf banget yaa kalo ff aku ini masih. Banyak kekurangan, karena pada dasarnya juga author adalah mahluk tuhan yang penuh dosa juga :vv
"The First Snow with Gikwang FF"
....
Bel pulang pun berbunyi.. Haegun bergegas menuju hotel dan mencari tempat penginapan baru yang harganya terjangkau dengannya.
"Hhh.. Hidup di kota sesulit inikah? Rasanya aku ingin kembali ke desa, aaa eomma appa TT.TT lalu aku harus kemana?" haegun menyusuri jalan berharap menemukan sebuah penginapan yang murah dan layak.
Jarum jam terus berputar, tak perduli sesulit apapun manusia ia tetap berputar, haegun kembali melihat jam nya, dan waktu menunjukkan pukul 17.34 sedikit lagi akan gelap.
"Eommaaa appaaa.. Bagaimana nasibku ini, sampai sepetang ini anakmu masih belum dapat tempat tinggal, kurasa aku akan mati" haegun sudah tidak kuat dan mencoba untuk duduk sebentar.
Disaat haegun sedang duduk, terlihat diujung sana ada keramaian, dan tampak seperti orang yang dikejar orang ramai, ah tunggu, MALING?!
dengan berani, haegun memanjangkan kakinya dan brukkk laki laki berandalan itu jatuh dan tas hasil curiannya terlempar cukup dekat dengan haegun, dan karena takut dikeroyok maling itu langsung berlari lagi.
Si ibu yang sudah pucat menghampiri haegun dan menyampaikan terima kasih nya, bahkan beribu ribu terimakasih untuknya.
Si ibu melihat haegun yang repot membawa 2 tas dan 1 koper besar, si ibu bertanya,
"Kau akan kemana nak? Sudah sepetang ini?"
"Ah, aku dari desa bu, dan hendak mencari penginapan yang murah" jawab haegun.
"Ah, kebetulan sekali dirumah ibu ada banyak kamar kosong, ikutlah dengan ibu saja, disini tidak aman"
"Benarkah? Ah terimakasih ibu.."
"Sama sama naak"
Sesampainya di rumah ibu itu, si ibu menyuruh masuk dan duduk di ruang tamu, tampak nya ibu ini bukanlah kalangan orang biasa, haegun berjalan melihat foto foto yang terpajang rapi di dinding, haegun berfikir sejenak sebelum ia bertanya pada ibu tadi.
"Mmm.. Maaf bu, ini siapa?" tanya haegun sambil menunjuk sebuah foto.
"Ah itu anak kesayangan ibu, sekarang dia sedang kuliah mungkin sebentar lagi pulang, ada apa? Kau mengenalnya?" tanya ibu itu.
"Ah tidak.. Hanya seperti pernah melihatnya."
...
"Dasar wanita sial!"
Gikwang masih saja mendumel akibat haegun.
"Tapi.. mengapa wanita itu ada disini? Mengapa eomma memperbolehkan dia ada disini? Apa teman bisnis eomma? Ah.. Rasanya aku malas sekali hidup karena wanita sial itu!"
Gikwang pun melemparkan pakaian nya ke keranjang dan menghempaskan tubuhnya untuk tidur.
...
Are you curious?
Just wait the full ver of this ff in Part 1!
COMING SOON!
3 DAYS FROM NOW!!!
Sabtu, 06 Juni 2015
BAPER? ATAU PHP?!!
BAPER? ATAU PHP?!!
Hai.. Apa kabar?
Kali ini aku mau nulis sesuatu yang sudah mengganjal hati ini dari bulan bulan yg lalu.
Aku menulis disini karena inilah tempat curhat ku, tempat aman untuk curhat hehe:)
Cerita ini mungkin adalah salah satu cerita yang paling manis dalam kehidupan saya, dea dara dwi elis a.k.a sang penulis. Cerita sebuah cinta tanpa akhir..
Kita sebut saja laki laki itu ialah Q.
Dia adalah anak yang pendiam, tampan walaupun terkadang anga ongo/? Ah itulah bahasanya hahhaha, lalu ... Ah lebih baik kalian baca sampai akhir hehwhhw. Dan aku berharap, semua alumni SMAN 7 BANDAR LAMPUNG TIDAK ADA YANG MEMBACA TULISAN INI HAHA!!>.<
Aku.. Ntaahlah dia yang PHP atau aku yang terlalu BAPER-_-
Memang awalnya aku tak pernah bermimpi untuk memiliki perasaan terhadap Q. tapi waktu seakan enggan untuk berpihak denganku.
Hari demi hari ntah setan apa yang membisikan nama dia ditelingaku hingga setiap hari aku memikirkannya bahkan membuat sebuah nazar yang cukup menggelikan bersama sahabat ku di padang dan aku di lampung xD judul nazar itu "IF I AND YOU ONE DAY HAVE A BOYFRIEND IN THIS TIME, MARCH UNTIL LAST DAY OF UN (ujian negara) YOU AND ME WILL GIVE ALL OF OUR MONEY IN 3 DAYS TO A MOSQUE!" hahhabbabababhaha mungkin sobatku ini akan membaca tulisan ini pada suatu hari hahahah HAYY BINI YONGJEHAAA LAGI BACA YAAA XD
and.. That the nazar isnt give me what i want! Q IS NEVER GIVE ME A SHOOT OF HIS FEEL WITH ME! TT.TT
Mungkin begitu banyak kalau aku ceritakan kelakuan dia yang sudah sukses membuat aku baper, bahkan sempat berfikir dia memiliki rasa denganku?! BODOH!
Ntahlah memang aku yang terlalu baper atau dia yang php, jelasnya kami sudah seperti tak pernah mengenal 1 sama lain saat ini, buruk bukan?!
Dia itu selalu menggangguku dalam setiap kondisi. Tapi seiring waktu berjalan MALAH AKU YANG JATUH HATI SAMA DIA, AH BODOHHHHHH!!!
dia selalu melirik ku, ntah mataku yang memang salah atau apalah, tapi setahuku dia melirik kearahku dan aku memergoki nya._.
Dia selalu berusaha menyaingi aku dalam setiap pelajaran, dan bahkan pada saat itu ada pelajaran X dia tidak pernah mau untuk terlibat dalam pelajaran yg berbau MAJU KE DEPAN, tapi pada saat itu ntah keajaiban apa dia menyalahkan jawaban kawanku dan segera maju! Dan benar?!!! Wohhhhhh sampai sampai guru ku "bagus yaa Q ini adalah kejutan dari Q untuk kita semua, tingkatkan terus yaa Q" dan sekelas tepuk tangan untuk dia-_- dan di saat dia kembali ke kursi nya dia seperti ingin menunjukkan kepadaku "GUE JUGA BISA APALOOOO!!"
Dan selanjutnya, ini cukup indahh TUHAAANNNNNNN!!!
Pada saat itu pelajaran Y dan aku duduk di tempatku, dan sedang mengerjakan LKS dan memang pada saat itu aku sedang ngobrol dengan kawan sebangku ku, yaa aku ngobrol biasa saja tanpa berisik heboh, tiba tiba Q ngomong cukup keras "APASIH DEA RIBUT AJA!" lalu kawan sebangkuku bilang " lu diem aja kena coba deyy" DEMI APAPUN GUE BAHAGIA SAAT ITUUU T.T
kemudian, pada saat itu aku dan kawan sebangkuku sedang mau foto DAN DIA MENGIKUTI AKU KEMANAPUN AKU POSE! YAMPUNNN AKU BAHAGIA BANGET PADA SAAT ITUUUUU!!
ASLI TINGKAT BAPER GUE MAKIN MENJADI JADI!!!
Lalu, pada saat itu, ada klasmiting dan hujan pagi. Banyak kawan kelasku yang menitipkan surat dengan aku, dan ntah ada angin apa Q Datang dan dengan sengaja menabrakkan kakinya di mejaku, reflek tulisanku tergores kan? Ah kemudian aku meninju perutnya pelan, mungkin sempat terlintas sesuatu, tapi ntah rasa itu masih terasa sampai detik ini 21.46 SAB. 06 JUNI 2015!. Yaampunn masa masa indah ituuu<3
Dan terakhir, pada saat ada acara dan kita kompoy aku sih kebagian ama sisaan, nah ntah kenapa kawanku yang dibonceng Q itu cerita sama aku "Q itu kayak orang banyak pikiran tadi aja kitaorang masuk lobang mulu, hampir numbur pula"
Memang pada hari sebelum pergi itu, aku sempat ditunjuk pergi dengan dia, eh malah diganti TT.TT
Gue pengen teriak!
LO TAU GA SIH PEAKKK!! GUE ITU PENGEN NAIK MOTOR SAMA ELUUU Q!! GUA PERNAH ADA RASA AMA LU! TAPI KENAPA LU YANG ILANG KAYAK GINI? GUE TETEP KAYAK DULU, TAPI LU BERUBAH PAS UJIAN?! SALAH GUE APA????
GUE YANG TERLALU BAPER ATAU MEMANG ELU YANG PHP? ATAU PARAH NYA LU SUKA AMA KAWAN SEBANGKU GUE? MAKANYA LU MANCING DARI GUE?! SALAH GUE APA T.T
Ah dunia cinta memang terkadang sepihak dan tak berpihak dengan sang belah pihak, memang sakit, bahkan lebih sakit dari tertusuk duri tajam!
Tapi cinta juga memabukkan, bahkam cukup memabukkan untuk orang seperti ku yang mungkin sangat nihil untuk jatuh cinta, cinta memang virus yang menyerang setiap orang tak peduli siapa dia, cinta akan datang pada waktunya, tak perduli akhir nya apa, ntah jadian atau sekedar pdkt, sakit!!!
Cinta... Aku pusing mendengar kata kata itu!
Bodoh!
Mungkin akulah yang bodoh menghiraukan kebaperan ini atau dia yang php, ah ntahlah.
Mungkin beberapa orang melihat tulisan ini tak bermanfaat dan hanya memalukan nama penulis saja. Tapi menurut ku tidak, ini cukup untuk wadah uneg uneg ku dan sekalian menumpahkan isi hati ini. Dan.. INI BLOG BLOG GUE! APA URUSAN ELOO?!!
Hshhehe okee sekian^^
Hai.. Apa kabar?
Kali ini aku mau nulis sesuatu yang sudah mengganjal hati ini dari bulan bulan yg lalu.
Aku menulis disini karena inilah tempat curhat ku, tempat aman untuk curhat hehe:)
Cerita ini mungkin adalah salah satu cerita yang paling manis dalam kehidupan saya, dea dara dwi elis a.k.a sang penulis. Cerita sebuah cinta tanpa akhir..
Kita sebut saja laki laki itu ialah Q.
Dia adalah anak yang pendiam, tampan walaupun terkadang anga ongo/? Ah itulah bahasanya hahhaha, lalu ... Ah lebih baik kalian baca sampai akhir hehwhhw. Dan aku berharap, semua alumni SMAN 7 BANDAR LAMPUNG TIDAK ADA YANG MEMBACA TULISAN INI HAHA!!>.<
Aku.. Ntaahlah dia yang PHP atau aku yang terlalu BAPER-_-
Memang awalnya aku tak pernah bermimpi untuk memiliki perasaan terhadap Q. tapi waktu seakan enggan untuk berpihak denganku.
Hari demi hari ntah setan apa yang membisikan nama dia ditelingaku hingga setiap hari aku memikirkannya bahkan membuat sebuah nazar yang cukup menggelikan bersama sahabat ku di padang dan aku di lampung xD judul nazar itu "IF I AND YOU ONE DAY HAVE A BOYFRIEND IN THIS TIME, MARCH UNTIL LAST DAY OF UN (ujian negara) YOU AND ME WILL GIVE ALL OF OUR MONEY IN 3 DAYS TO A MOSQUE!" hahhabbabababhaha mungkin sobatku ini akan membaca tulisan ini pada suatu hari hahahah HAYY BINI YONGJEHAAA LAGI BACA YAAA XD
and.. That the nazar isnt give me what i want! Q IS NEVER GIVE ME A SHOOT OF HIS FEEL WITH ME! TT.TT
Mungkin begitu banyak kalau aku ceritakan kelakuan dia yang sudah sukses membuat aku baper, bahkan sempat berfikir dia memiliki rasa denganku?! BODOH!
Ntahlah memang aku yang terlalu baper atau dia yang php, jelasnya kami sudah seperti tak pernah mengenal 1 sama lain saat ini, buruk bukan?!
Dia itu selalu menggangguku dalam setiap kondisi. Tapi seiring waktu berjalan MALAH AKU YANG JATUH HATI SAMA DIA, AH BODOHHHHHH!!!
dia selalu melirik ku, ntah mataku yang memang salah atau apalah, tapi setahuku dia melirik kearahku dan aku memergoki nya._.
Dia selalu berusaha menyaingi aku dalam setiap pelajaran, dan bahkan pada saat itu ada pelajaran X dia tidak pernah mau untuk terlibat dalam pelajaran yg berbau MAJU KE DEPAN, tapi pada saat itu ntah keajaiban apa dia menyalahkan jawaban kawanku dan segera maju! Dan benar?!!! Wohhhhhh sampai sampai guru ku "bagus yaa Q ini adalah kejutan dari Q untuk kita semua, tingkatkan terus yaa Q" dan sekelas tepuk tangan untuk dia-_- dan di saat dia kembali ke kursi nya dia seperti ingin menunjukkan kepadaku "GUE JUGA BISA APALOOOO!!"
Dan selanjutnya, ini cukup indahh TUHAAANNNNNNN!!!
Pada saat itu pelajaran Y dan aku duduk di tempatku, dan sedang mengerjakan LKS dan memang pada saat itu aku sedang ngobrol dengan kawan sebangku ku, yaa aku ngobrol biasa saja tanpa berisik heboh, tiba tiba Q ngomong cukup keras "APASIH DEA RIBUT AJA!" lalu kawan sebangkuku bilang " lu diem aja kena coba deyy" DEMI APAPUN GUE BAHAGIA SAAT ITUUU T.T
kemudian, pada saat itu aku dan kawan sebangkuku sedang mau foto DAN DIA MENGIKUTI AKU KEMANAPUN AKU POSE! YAMPUNNN AKU BAHAGIA BANGET PADA SAAT ITUUUUU!!
ASLI TINGKAT BAPER GUE MAKIN MENJADI JADI!!!
Lalu, pada saat itu, ada klasmiting dan hujan pagi. Banyak kawan kelasku yang menitipkan surat dengan aku, dan ntah ada angin apa Q Datang dan dengan sengaja menabrakkan kakinya di mejaku, reflek tulisanku tergores kan? Ah kemudian aku meninju perutnya pelan, mungkin sempat terlintas sesuatu, tapi ntah rasa itu masih terasa sampai detik ini 21.46 SAB. 06 JUNI 2015!. Yaampunn masa masa indah ituuu<3
Dan terakhir, pada saat ada acara dan kita kompoy aku sih kebagian ama sisaan, nah ntah kenapa kawanku yang dibonceng Q itu cerita sama aku "Q itu kayak orang banyak pikiran tadi aja kitaorang masuk lobang mulu, hampir numbur pula"
Memang pada hari sebelum pergi itu, aku sempat ditunjuk pergi dengan dia, eh malah diganti TT.TT
Gue pengen teriak!
LO TAU GA SIH PEAKKK!! GUE ITU PENGEN NAIK MOTOR SAMA ELUUU Q!! GUA PERNAH ADA RASA AMA LU! TAPI KENAPA LU YANG ILANG KAYAK GINI? GUE TETEP KAYAK DULU, TAPI LU BERUBAH PAS UJIAN?! SALAH GUE APA????
GUE YANG TERLALU BAPER ATAU MEMANG ELU YANG PHP? ATAU PARAH NYA LU SUKA AMA KAWAN SEBANGKU GUE? MAKANYA LU MANCING DARI GUE?! SALAH GUE APA T.T
Ah dunia cinta memang terkadang sepihak dan tak berpihak dengan sang belah pihak, memang sakit, bahkan lebih sakit dari tertusuk duri tajam!
Tapi cinta juga memabukkan, bahkam cukup memabukkan untuk orang seperti ku yang mungkin sangat nihil untuk jatuh cinta, cinta memang virus yang menyerang setiap orang tak peduli siapa dia, cinta akan datang pada waktunya, tak perduli akhir nya apa, ntah jadian atau sekedar pdkt, sakit!!!
Cinta... Aku pusing mendengar kata kata itu!
Bodoh!
Mungkin akulah yang bodoh menghiraukan kebaperan ini atau dia yang php, ah ntahlah.
Mungkin beberapa orang melihat tulisan ini tak bermanfaat dan hanya memalukan nama penulis saja. Tapi menurut ku tidak, ini cukup untuk wadah uneg uneg ku dan sekalian menumpahkan isi hati ini. Dan.. INI BLOG BLOG GUE! APA URUSAN ELOO?!!
Hshhehe okee sekian^^
Langganan:
Postingan (Atom)